Trigeminal Neuralgia : Cara Menyembuhkan Penyakit Trigeminal Neuralgia

Bagaimana penanganan Trigeminal Neuralgia ?

Penanganan awal dari trigeminal neuralgia dimulai dengan pemberian obat-obatan yaitu pemberian obat-obat jenis carbamazepin (tegretol, lyrica, trileptal). Bila nyeri yang anda alami memberikan respon awal yang baik terhadap obat carbamazepine (nyeri berkurang sesaat setelah minum obat), hal ini semakin menguatkan bahwa saraf trigeminal anda mengalami gangguan. Obat-obatan jenis lain dapat digunakan tapi tidak seefektif jenis carbamazepin.

 

Bagaimana bila saya mengalami efek samping karena terlalu lama minum carbamazepin atau sudah minum carbamazepin tapi nyeri muncul lagi?

 

Penggunaan terlalu lama dari obat-obatan meningkatkan kadar toleransi tubuh anda terhadap obat tersebut pilihannya adalah meningkatkan dosis dengan resiko meningkatkan kemungkinan munculnya efek samping yang berbahaya. Bila pasien berada dalam kondisi tersebut maka pasien dianjurkan untuk menjalani tindakan intervensi bisa berupa injeksi saraf, laser, gamma knife dan bedah mikro minimal invasif.

 

Apa saja pilihan tindakan intervensi / pembedahan pada kasus Trigeminal Neuralgia?

1. Tindakan yang sifatnya ablatif dengan bius lokal  (melukai saraf supaya fungsinya berkurang)

– Teknik Rhizotomy

Teknik ini dilakukan tanpa bius total dengan menggunakan jarum khusus yang dimasukan melalui daerah pipi dan kemudian diarahkan menuju saraf trigeminal dengan bantuan x-ray. Kemudian saraf akan dipanaskan dengan aliran listrik khusus atau diberikan bahan suntikan glycerin dengan tujuan mengurangi aktifitas saraf trigeminal. Tindakan ini sangat efektif dan mengurangi nyeri pada 80-90% pasien dengan trigeminal neuralgia. Akan tetapi harus diperhatikan bahwa tindakan ini tidak memberikan efek yang permanen. Saraf-saraf yang dirusak dengan listrik dan glicerin akan mengalami regenerasi khusus sehingga dalam beberapa waktu akan kembali lagi nyeri nya. Selain itu, terdapat kemungkinan munculnya efek samping berupa kulit wajah terasa kebas dan kelemahan otot wajah saat mengunyah. Efek samping tersebut muncul karena aliran listrik dan nahan glicerin juga mengenai saraf lain yang berjalan bersamaan dengan saraf trigeminal yang memiliki fungsi sebagai pengatur gerakan mengunyah dan menggigit.

 

– Radioterapi (Gamma Knife) untuk trigeminal neuralgia

Teknik ini menggunakan sinar radiasi yang terukur dan difokuskan secara akurat pada saraf trigeminal. Prinsip kerjanya hampir sama dengan teknik rhizotomi dimana sinar ini diharapkan merusak/mengablasi saraf trigeminal di lokasi tertentu dengan harapan mengurangi fungsi dan aktifitas pada saraf trigeminal. Sama seperti rhizotomi, saraf-saraf yang dirusak dengan listrik dan glicerin akan mengalami regenerasi khusus sehingga dalam beberapa waktu ada kemungkinan nyeri muncul kembali.

 

2. Tindakan yang sifatnya rekonstruksi / reparasi (mereposisi / melepaskan jeratan-jeratan pada saraf) dengan bius total

– Bedah Mikro (Microvascular Decompression / Jannetta Procedure).

 

Setelah gangguan saraf trigeminal sudah terkonfirmasi antara riwayat perjalanan nyeri dan hasil pemeriksaan MRI maka terapi yang paling efektif adalah melepaskan jepitan saraf melalui prosedur operasi. Teknik operasi yang tersedia adalah bedah minimal invasif Micro Vascular Decompression (MVD) dengan teknik Jannetta.

Source Ebrainmd.com

Prosedur ini dimulai dengan melakukan irisan kecil sekitar 3-4 cm di belakang salah satu sisi telinga (sesuai dengan keluhan anda dimana, kanan/kiri). Kemudian  dilanjutkan dengan membuat akses pada tulang dengan diameter 2 cm menggunakan burr khusus dgn diameter 3 mm.

Image result for trigeminal pain
Source  Google Image

 

Selanjutnya, dengan bantuan mikroskop khusus dengan resolusi tinggi menggunakan alat-alat bedah mikro, proses identifikasi saraf trigeminal dilakukan. Setelah ditemukan, saraf tersebutkan dibebaskan dari jepitan atau tekanan dari struktur sekitar dan diberikan lapisan serat khusus sebagai pelindung.

Image result for trigeminal pain
Source Google Image (University of Florida)

Setelah menjalani operasi, nyeri akan berkurang sangat signifikan, terkadang dapat disertai rasa kebas ataupun tidak. Solusi selain operasi adalah injeksi gliserol pada saraf dan radiasi (gamma-knife), akan tetapi saat ini teknik operasi dianggap sebagai terapi utama karena bekerja pada target masalah dan manfaat perubahannya signifikan.

Mana terapi yang terbaik untuk saya dok?

Teknik microvascular decompression adalah solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah trigeminal neuralgia akibat penekanan dari pembuluh darah sekitar saraf. Bila dalam proses evaluasi kondisi tubuh anda sehat dan tidak ada permasalahan dengan jantung dan penyakit metabolik lainnya sehingga memungkinkan untuk menjalani bius total kami akan menyarankan anda untuk menjalani prosedur pembedahan karena 80-90 persen nyeri berkurang hingga hilang dan bertahan lama.

 

Akan tetapi bila anda tidak memungkinkan untuk dioperasi karena berbagai macam sebab seperti penyakit jantung yang berat, anda adalah orang yang sibuk dan tidak punya waktu cuti kurang lebih 3-4 hari maka kami menyarankan anda menjalankan prosedur rhizotomi karena prosedur ini tanpa bius total dan one-day care (tidak perlu menginap di rumah sakit). Akan tetapi seperti yang sudah saya jelaskan di atas, ada kemungkinan besar nyeri muncul lagi dan anda harus mengulangi prosedur ini lagi.

 

Bila anda tipe orang yang menghindari tindakan invasif (bedah dan suntik) anda dapat memilih tindakan gamma knife, akan tetapi seperti yang sudah saya jelaskan di atas, sama seperti rhizitomi, ada kemungkinan besar nyeri muncul lagi, dan anda tidak disarankan menjalani prosedur ini berulang-ulang karena paparan radiasi berulang-ulang dapat berbahaya bagi otak dan jaring lainnya. Selain itu biaya yang ditanggung juga jauh lebih tinggi dibanding dengan terapi-terapi lainnya.

Berapa Biaya Operasi Penyakit Trigeminal Neuralgia Dok ?

Biasa masing-masing prosedur intervensi berbeda-beda, selain gamma knife, seluruh prosedur dapat dikerjakan dirumah sakit yang melayani BPJS  (RS Tipe B dan A), namun bila anda memilih untuk menggunakan asuransi pribadi atau biaya pribadi, prosedur rhizotomi memiliki kisaran harga antara 25-35 juta rupiah sedangkan untuk operasi bedah mikrovaskular dekompresi (MVD) saraf berkisar antara 65-75 juta rupiah.

Semoga bermanfaat !

Salam hormat,

Gibran A Wibawa, dr., SpBS., MBA.

 

Informasi lebih lanjut dapat anda akses melalui layanan whatsapp yang kami sediakan

 

 

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Whatsapp dr Spesialis kami, Free!